√ Rangkuman Materi PAI Kelas 6 SD ~ Persiapan Ujian Sekolah - Ujian Sekolah

Rangkuman Materi PAI Kelas 6 SD ~ Persiapan Ujian Sekolah

Rangkuman Materi PAI Kelas 6 SD ~ Persiapan Ujian Sekolah

Rangkuman Materi Pendidikan Agama Islam untuk kelas 6 SD. Materi ini dibuat untuk mempermudah siswa dalam belajar.Rangkuman materi PAI kelas 6 SD ini terdiri dari beberapa pembahasan.

Catatan:
Lihat bagian bawah postingan ada angka 1- 5,angka tersebut menunjukkan halaman. Setiap halaman beda bahasan.klik angkanya untuk akses halamannya

A.Nama-nama Rasul Ulul Azmi

Di antara 25 orang para rasul Allah SWT. itu ada 5 orang rasul yang mempunyai kelebihan yang istimewa. Mereka itu dikenal dengan Rasul Ulul Azmi. Artinya: para rasul yang mempunyai tekad yang sangat kuat atau teguh. Kata Ulul Azmi terdiri dari dua suku kata, yaitu Ulul yang berarti memiliki dan Azmi yang berarti keteguhan / tekad yang kuat. Ulul Azmi adalah mereka yang memiliki keteguhan / tekad yang kuat.

Dalam hal akidah Islam, Ulul Azmi merupakan kata yang digunakan untuk menggambarkan adanya lima orang rasul yang memiliki keteguhan atau tekad yang kuat dibanding nabi-nabi lainnya. Kelima nabi / rasul yang mendapat julukan Ulul Azmi adalah:

  1. Nabi Nuh a.s.
  2. Nabi Ibrahim a.s.
  3. Nabi Musa a.s.
  4. Nabi Isa a.s.
  5. Nabi Muhammad saw.
B. QS AL-KAFIRUN

Surah Al-Kafirun merupakan urutan surah yang ke-109 di dalam Al-Quran. Surah Al-Kafirun terdiri atas 6 ayat, dan termasuk Surah Makkiyah karena diturunkan di kota Mekah atau sebelum Rasulullah saw. berhijrah ke Madinah.

Al-qur'an surat al-kafirun


Inti sari atau kandungan surah Al-Kafirun sebagai berikut:
  1. Surah Al-Kafirun terdiri atas 6 ayat
  2. Dalam Al-Qur’an surah Al-Kafirun terletak pada urutan ke-109
  3. Al-Kafirun artinya orang-orang kafir
  4. Surah Al-Kafirun berisi pernyataan, bahwa Tuhan yang disembah Nabi Muhammad saw dan para pengikutnya bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir, dan Nabi Muhammad saw tidak akan menyembah apa yang disembah oleh mereka.

Surah Al-Kafirun tergolong surah Makiyah. Ciri-ciri ayat Makiyah:
  1. Diturunkan di kota Makah sebelum Nabi Muhammad saw hijrah;
  2. Ayatnya pendek-pendek;
  3. Berisi tentang keimanan, perbuatan baik dan jahat, dan kisah umat terdahulu.

Menurut riwayat yang dikemukakan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahab, surah Al-Kafirun turun sebagai tanggapan terhadap para pemuka Quraisy. Mereka mengajak Rasulullah saw untuk menyembah tuhan mereka selama satu tahun, lalu mereka menyatakan siap menyembah Tuhan Nabi saw pada tahun berikutnya.

Jika Islam yang benar, maka mereka beruntung karena telah menyembah Tuhan Nabi saw, dan jika agama mereka yang benar, maka Nabi saw juga mendapat keuntungan karena telah menyembah tuhan mereka.

Menanggapi hal itu, Nabi Muhammad saw berkata, “Saya mohon perlindungan dari Allah agar tidak menyekutukan-Nya dengan selain diri-Nya.” Lalu turunlah surah Al-Kafirun ini kepada beliau.

Surah ini dinamakan Al-Kafirun karena berisi seruan terhadap orang-orang kafir. Di dalamnya dijelaskan bahwa Nabi Muhammad saw tidak akan pernah mengikuti agama orang kafir, dan usaha mereka agar Nabi Muhammad saw meninggalkan dakwahnya tidak pernah berhasil.


C. Hari Akhir

1.Pengertian Hari Kiamat

Hari akhir disebut juga hari kiamat atau yaumul-qiyamah. Hari akhir adalah hari berakhirnya seluruh kehidupan di alam semesta. Alam semesta beserta isinya termasuk manusia akan hancur lebur dan mati. Kemudian akan ada kehidupan yang kedua yaitu kehidupan di alam akhirat atau alam baka (alam untuk hidup selamanya).


2.Macam-macam Kiamat

Kiamat itu ada dua macam. Yaitu kiamat sugra dan kiamat kubra.
  1. Kiamat Sugra atau Kiamat Kecil

    Kiamat sugra disebut juga kiamat kecil. Artinya, berakhirnya sebagian alam atau kehidupan manusia. Gunung meletus, gempa bumi, dan Tsunami, adalah contoh kiamat sughra. Kematian hewan atau manusia juga merupakan contoh kiamat sugra. Setiap manusia pasti akan mati. Kalian juga akan mati. Tidak ada seorangpun yang tahu kapan kematian itu datang. Tidak ada seorangpun yang bisa mengelak, meminta untuk dimajukan atau dimundurkan waktu kematiannya

  2. Kiamat kubra disebut juga kiamat besar.

    Kiamat kubra disebut juga kiamat besar. Artinya, berakhirnya atau hancurnya kehidupan di alam semesta. Bumi bergoncang dengan dasyat, planet–planet dan bintang-bintang di angkasa bertabrakan, gunung-gunung berhamburan, matahari semakin dekat dengan bumi, dan manusia beterbaran bagai anai-anai. Hal itu sudah digambarkan oleh Allah swt. dalam Surah Az-Zalzalah ayat 1-8


3. Nama-nama Hari Akhir

Hari akhir juga memiliki banyak nama, yaitu:
  1. Yaumul Baas adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur. Manusia bangkit setelah Malaikat Israfil meniup terompet sangkalala atas perintah Allah swt.

  2. Yaumul Mahsyar adalah hari dikumpulkannya manusia di Padang Mahsyar. Setelah bangkit dari kubur, semua manusia digiring ke Padang Mahsyar. Di tempat itulah manusia berkumpul untuk menunggu pengadilan Allah swt.

  3. Yaumul Hisab adalah diperhitungkannya amal perbuatan manusia selama hidup di dunia. Sekecil apapun amal perbuatan manusia pasti diperhitungkan oleh Allah swt. Manusia harus mempertanggungjawabkan amal perbuatannya, yang baik dan yang buruk.

  4. Yaumul mizan adalah hari ditimbangnya amal perbuatan manusia. Semua amal ditimbang oleh Allah swt. dengan seadil-adilnya dan tidak ada seorangpun yang dirugikan dalam penimbangan tersebut.

  5. Yaumul Jaza adalah hari pembalasan amal perbuatan manusia. Orang yang amal kebaikannya lebih berat akan mendapatkan balasan kenikmatan di surga. Orang yang amal kejelekannya lebih berat akan mendapatkan balasan siksa di neraka.

D.Qada dan Qadar

1.Qada

Qada menurut bahasa berarti ketetapan atau keputusan. Qada menurut istilah adalah kehendak atau iradah Allah swt. terhadap sesuatu sejak zaman azali. Contoh-contoh qada dapat diuraikan sebagai berikut :


a. Qada Allah terhadap alam semesta
  1. Qada Allah terhadap alam semesta ini umumnya berjalan tetap.
  2. Ketetapan itu juga atas dasar kehendak Allah swt. Ketetapan Allah terhadap alam semesta ini misalnya:
    - Allah menetapkan matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat.
    - Allah menetapkan bumi berputar pada porosnya dan bumi mengelilingi matahari
    - Allah menetapkan kapan gunung meletus.
    - Allah menetapkan kapan hancurnya bumi dan isinya ini.

b.Qada Allah terhadap manusia

Qada Allah terhadap manusia juga telah ditentukan sejak zaman azali sebelum manusia itu diciptakan. Jadi, segala sesuatu yang akan terjadi pada manusia telah ditetapkan Allah swt Contoh qada Allah terhadap manusia antara lain sebagai berikut:
  • Allah telah menetapkan umur, jodoh, dan rizki manusia.
  • Allah menetapkan apakah bayi itu lahir sebagai laki-laki atau perempuan
  • Allah menetapkan manusia akan sengsara atau bahagia
  • Allah menetapkan keberhasilan usaha manusia.
  • Allah menetapkan seseorang akan kaya atau miskin
2. Qadar

Qadar menurut bahasa adalah ketentuan atau ukuran. Qadar menurut istilah adalah mengadakan sesuatu menurut ukuran dan cara yang dikehendaki Allah swt. Qadar disebut juga takdir sehingga dapat diketahui setelah terjadi.

Para ulama membagi qadar menjadi dua bagian, yaitu (a) takdir mubram dan (2) takdir Muallaq.


(a) Takdir Mubram adalah semua ketetapan Allah yang tidak bisa diubah lagi. Contoh takdir Mubram antara lain:
  • Matahari terbit dari timur dan tenggelam ke barat,
  • Kematian yang akan dialami oleh semua makhluk
  • Lahir dalam keadaan kelamin laki-laki atau perempuan

(b) Takdir Muallaq adalah semua ketetapan Allah mungkin masih dapat diubah dengan usaha dan doa yang sungguh-sungguh. Namun, usaha dan upaya manusia itu asalnya juga atas izin dan ketetapan Allah.Contoh takdir Mu’allaq antara lain:
  • Orang yang asalnya miskin dapat menjadi kaya dengan bekerja sungguh-sungguh dan berdoa pada Allah agar takdirnya diubah oleh Allah swt.
  • Anak yang bodoh dapat menjadi pandai dengan belajar sungguh-sungguh dan berdoa pada Allah swt.