Ujian Sekolah

Halaman

    Social Items


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim merevisi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler. Mendikbud kemudian memberlakukan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler. Dalam permendikbud baru itu, diatur ketentuan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk membeli pulsa internet bagi guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran dari rumah selama masa darurat Covid-19.

Dalam Pasal 9A Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, disebutkan bahwa selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, sekolah dapat menggunakan dana BOS Reguler untuk pembiayaan langganan daya dan jasa. Pembiayaan langganan daya dan jasa tersebut dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah. Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler  ini berlaku mulai April 2020 sampai dengan dicabutnya penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 oleh pemerintah pusat.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, revisi permendikbud dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai perubahan kondisi yang terjadi sejak masa darurat Covid-19, termasuk isu ekonomi. Perubahan permendikbud bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas penggunaan dana BOS yang menjadi diskresi kepala sekolah.

"Intinya adalah selama masa krisis ini kita ingin memberikan kenyamanan bagi kepala sekolah dan untuk yang membutuhkan, bahwa mereka bisa menggunakan dana BOS sefleksibel mungkin untuk menjamin kesejahteraan dan kenyamanan pembelajaran daring dan kenyamanan kepala sekolah untuk mendapatkan fleksibilitas dalam penggunaan dana BOS," ujar Mendikbud dalam telekonferensi yang berlangsung pada Rabu (15/4/2020).

Menurutnya, fakta di lapangan memperlihatkan banyak kepala sekolah di daerah yang ragu untuk menggunakan dana BOS dalam mendukung pembelajaran daring selama masa pembelajaran dari rumah. Karena itu Kemendikbud merevisi permendikbud dan mencantumkan secara eksplisit di permendikbud baru bahwa dana BOS pada masa darurat Covid-19 bisa digunakan membeli pulsa internet bagi pendidik dan peserta didik. "Harapan saya adalah, masalah ini sudah terjawab untuk sekolah-sekolah di daerah yang masih tidak nyaman dalam menggunakan dana BOS untuk hal-hal tersebut," kata Mendikbud.

Ia kembali menegaskan, kepala sekolah memiliki diskresi dalam penggunaan dana BOS karena kepala sekolah adalah pihak yang paling tahu tentang kebutuhan operasional sekolah maupun kebutuhan guru  dalam proses belajar mengajar. Karena itu penggunaan dana BOS untuk membeli pulsa internet juga menjadi diskresi kepala sekolah melalui konsultasi dengan komite sekolah dan diskusi dengan guru-guru. "Kami mengimbau kepala sekolah untuk tidak menyia-nyiakan atau melakukan penganggaran yang tidak tepat dengan kebutuhan. Pelaporan sekolah dalam penggunaan dana BOS harus diumumkan di papan sekolah maupun pelaporan secara daring," tutur Mendikbud. (Desliana Maulipaksi)

Sumber : https://www.kemdikbud.go.id

Dana BOS Bisa Digunakan untuk Beli Pulsa Internet Bagi Guru dan Siswa

unsur intrinsik cerita

Dalam sebuah cerita terdapat unsur- unsur yang membangun cerita tersebut. Unsur yang membangun dari cerita itu sendiri disebut unsur intrinsic. Unsur intrinsik berguna untuk membuat cerita lebih menarik. Berikut merupakan uraian dari unsur intrinsi sebuah cerita, yaitu:
1.Tema
Tema adalah gagasan, ide/ pikiran yang ada dalam cerita. Atau pokok cerita yang ingin disampaikan dalam cerita. Tema cerita mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Persoalan yang paling menonjol
b. Persoalan yang banyak menimbulkan konflik
c. Persoalan yang paling banyak membutuhkan waktu pemberitaan

2.Amanat
Amanat adalah pesan atau ajakan moral yang disampaikan pengarang dalam cerita. Amanat biasanya berisi hal-hal yang baik.

3. Tokoh
Tokoh adalah individu yang mengalami peristiwa dalam cerita. Individu ini dapat berwujud manusia, binatang, atau yang lainnya.

4. Alur
Alur adalah jalan cerita atau urutan kejadian peristiwa yang membentuk sebuah cerita.

5. Perwatakan
Perwatakan adalah penggambaran watak atau sifat tokoh dalam cerita. Berdasarkan watak dan sifatnya, tokoh dibedakan menjadi 3 yaitu:
a. Protagonis, yaitu tokoh yang berwatak baik
b. Antagonis, yaitu tokoh yang berwatak kurang baik/ jahat (penentang protagonist )
c. Tritagonis, yaitu tokoh yang menjadi penengah antara protagonist dan antagonis.

6. Latar
Latar adalah segala petunjuk, keterangan mengenai waktu, tempat,dan situasi dalam cerita.
a. Latar tempat
b. Latar suasana
c. Latar waktu

7. Sudut pandang
Sudut Pandang adalah cara pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita.
Pengarang dapat berperan sebagai tokoh yang berperan langsung dalam cerita atau menggunakan orang/ benda lain sebagai pemeran dalam cerita.

Contoh Mennetukan Unsur Cerita 
Unsur-unsur itu dapat dilihat dalam kalimat yang terdapat dalam cerita rakyat.
Mari, perhatikan contoh berikut!
1. Tokoh Cerita
Di antara penduduk tersebut ada sepasang suami istri. Suaminya bernama Aman, sedangkan istrinya bernama Inen.(”Aman dan Inen” oleh Sastian)
Tokoh cerita rakyat di atas, yaitu Aman dan Inen.
Tokoh adalah pemegang peran yang mengalami peristiwa dalam cerita.


2. Watak Tokoh
Sudah satu minggu lamanya Aman bekerja menebang pohon. Hasilnya belum kelihatan. Ia baru berhasil menebang beberapa pohon. Akan tetapi, Aman tidak menyesal dengan rencananya. Apalagi istrinya selalu mendampinginya. Inen bukan saja menyediakan makan, tapi ia juga membabat pohon-pohon yang kecil. Mereka memang pekerja yang ulet.
(”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Watak Aman dan Inen dalam kutipan cerita rakyat di atas adalah rajin bekerja, pekerja yang ulet.
Yang dimaksud dengan watak tokoh (penokohan) adalah kepribadian atau sifat-sifat tokoh; setiap tokoh mempunyai watak yang berbeda-beda

3. Tempat Terjadinya Cerita (Latar)
Di kota Takengon ada sebuah kampung. Kampung itu terletak di pinggir hutan. Penduduknya tidak terlalu banyak.
(”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Latar tempat terjadinya cerita itu adalah di kota Takengon.
Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.

4. Pesan yang Terkandung dalam Cerita (Amanat)
Beberapa bulan kemudian, sebagian ladang mereka sudah menghasilkan. Ladang baru yang dikerjakan oleh Aman juga semakin luas. Melihat hasil ladangnya, semangat mereka kian bertambah. Sebagian hasilnya mereka bagikan kepada tetangga. Demikian cara mereka mengucap syukur. (”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Pesan atau amanat yang terkandung dalam cerita rakyat di atas adalah walaupun sudah berhasil, kita harus tetap ingat kepada orang-orang di sekitar kita dan mengucap syukur kepada Tuhan. Pesan atau amanat adalah nilai-nilai luhur yang ingin disampaikan pengarang
melalui cerita.

Untuk lebih memahami materi diatas silahkan kerjakan soal online yang sudah tersedia bisa dikerjakan melalui smartphone ataupun laptop secara online

Menentukan Unsur Intrinsik Cerita

jenis cerita rakyat
Cerita rakyat merupakan sastra lisan yang berkembang di masyarakat, terutama pada masa lalu. Cerita rakyat adalah cerita yang pada dasarnya disampaikan oleh seseorang kepada orang lain melalui penuturan lisan, yakni penciptaan, penyebaran, dan pewarisannya dilakukan secara lisan melalui tutur kata dari mulut ke mulut di kalangan masyarakat pendukungnya secara turun–temurun dari satu generasi ke generasi. Cerita rakyat terdiri dari berbagai versi, biasanya tidak diketahui pengarangnya (anonim). 
Pengertian cerita rakyat menurut kamus Bahasa Indonesia adalah sastar cerita dari zaman dahulu yang hidup dikalangan rakyat dan diwariskan secaera lisan.  atau bisa juga diartikan dengan cerita rakyat (dongeng) adalah cerita yang hidup di tengah-tengah masyarakat dan sudah ada sejak zaman dahulu. Cerita tersebut diwariskan atau disebarkan secara lisan dari mulut ke mulut. 

Berikut ini macam-macam cerita rakyat.
  • Fabel (cerita binatang), cerita rekaan tentang binatang dan para pelakunya binatang yang diperlakukan seperti manusia. Contoh: Cerita Si Kancil yang Cerdik, Kera Menipu Harimau, dan lain-lain.
  • Legenda, dongeng tentang suatu kejadian alam, asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian di suatu tempat atau daerah. Contoh: Asal Mula Tangkuban Perahu, Malin Kundang, Asal Mula Candi Prambanan, dan lain-lain.
  • Mite, yaitu cerita yang isinya tentang dewa-dewi atau cerita yang bersifat sakral, misalnya, Nyi Roro Kidul, Dewi Sri, dan Hikayat Sang Boma.
  • Sage, yaitu cerita yang mengandung unsur sejarah, misalnya, Damarwulan, Ciung Wanara, dan Rara Jonggrang.
  • Epos, yaitu cerita kepahlawanan, misalnya, Ramayana dan Mahabarata.
  • Cerita jenaka, yaitu cerita yang menceritakan kebodohan atau sesuatu yang lucu, misalnya, Pak Pandir, Pak Belalang, dan Si Kabayan.
  • Cerita Perumpamaan adalah dongeng yang mengandung kiasan atau ibarat yang berisi nasihat dan bersifat mendidik. Sebagai contoh, orang pelit akan dinasihati dengan cerita seorang Haji Bakhil. 
  • Hikayat adalah cerita, baik sejarah, maupun cerita roman fiktif, yang dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekedar untuk meramaikan pesta. Contoh; Hikayat Hang Tuah, Hikayat Seribu Satu Malam, dan lain-lain. 

Semoga bermanfaat
Bisa buat latihan atau uji kemampuan dengan mengerjakan soal online

Jenis- jenis Cerita Rakyat dan Contohnya

Di era industri 4.0 proses pembelajaran tidak hanya melulu di dalam kelas, tapi bisa dilaksanakan dimana saja, termasuk menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran.
Webex dan pembelajaran

Banyak teknologi yang bisa kita gunakan untuk menunjang proses pembelajaran kepada siswa-siswi kita, salah satunya aplikasi webex.
Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai webex.

Apa itu webex?
WebEx adalah sebuah aplikasi online yang dikembangkan oleh Cisco. Webex bisa membuat para pengguna  untuk saling berkolaborasi baik lewat gambar, video, dan suara dari mana pun secara lebih mudah.

Akses webex di Laptop
Webex bisa diakses melalui laptop maupun via smartphone. Jika anda ingin mengakses webex lewat laptop anda bisa kunjungi situs resminya di www.webex.com.
Untuk bisa mengakses webex anda diminta untuk sign up atau daftar terlebih dahulu dengan menggunakan email yang masih aktif di link ini

Cara daftarnya sangat mudah yaitu:
1. Klik. Link daftar atau sign up di
Https://cart.webex.com/sign-up-webex

2. Masukkan email aktif di kolom yang tersedia di situs webex, setelah itu klik sign up
3. Setelah itu, cek email aktif yang tadi digunakan untuk cek nomer verifikasi pendaftaran dikirim ke webex
4. Masukkan kode Verifikasi yang dikirim webex ke situs webex ketika awal kita daftar.
5. Setelah kode dimasukkan kita akan diminta untuk isi data. Silahkan isi semua data sampai selesai.
6. Setelah itu anda bisa menggunakan webex untuk berbagai aktivitas.

Akses webex di Smartphone
Apabila anda ingin akses webex via smartphone, bisa unduh (download) terlebih dahulu aplikasi webex di PlayStore. Setelah aplikasi webex  di instal, langkah selanjutnya adalah sign in (masuk) ke aplikasi dengan akun webex yang sudah kita buat. Jika kita belum punya akun anda bisa klik sign up (daftar) terlebih dahulu.


Webex dan proses pembelajaran

Webex bisa untuk proses pembelajaran bersama siswa secara online. Anda bisa mempresentasikan materi pembelajaran dihadapan siswa yang hadir secara online di webex.
Selain mempresentasikan materi anda dan siswa bisa saling diskusi atau tanya jawab mengenai materi pembelajaran.

Baca juga : Cara Kelola webex untuk pembelajaran online

Pengenalan webex untuk pembelajaran Online

Bagi kamu yang baru lulus SMA/ SMK ada beasiswa menanti kamu nih.Program Sarjana Asian University for Women (AUW) Scholarship bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menawarkan kesempatan bagi siswi sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Barat untuk mendapatkan program beasiswa dan bantuan keuangan.
beasiswa kuliah di Asian University for women bangladesh

Asian University for Women Bangladesh ini memberikan metode pembelajaran yang relevan di berbagai bidang studi guna membentuk peserta didik yang berwawasan luas, berpikir kritis, komunikatif, dan inovatif.
Program keahlian yang ditawarkan, antara lain:
1.Bioinformatics (B.Sc)
2.Economics (B.A)
3.Environmental science (B.Sc)
4.Politics,Philosophy, and Economics (B.A)
5.Public Healthy Study (B.Sc)

Adapun syarat mengikuti program beasiswa ini yaitu:
1.Siswi SMA/SMK lulusan 2018-2020,
2.Menguasai bahasa Inggris, berasal dari Provinsi Jawa Barat,
3.Lulus Ujian Nasional (UN),
4.Mengisi form pendaftaran online serta melampirkan dokumen yang dibutuhkan. Antara lain:
- surat pernyataan izin orang tua,
- surat keterangan kelakuan baik,
- salinan kartu keluara (KK),
- surat keterangan sehat dari rumah sakit (RS),
- salinan rapor kelas X-XII,
- curriculum vitae,
- surat pernyataan kesanggupan mengikuti program hingga selesai.

Bagi siswa yang tertarik mengikuti program beasiswa ini, bisa melakukan pendaftaran di laman http://bit.ly/pendaftaranbeasiswaAUW2020.
Pendaftaran sudah bisa dilakukan mulai 17 Februari hingga 15 April 2020.
beasiswa warga jawa barat


Info bisa hubungi no kontak yang ada di flayer.

Beasiswa Kuliah di Asian University for Women (AUW) Bangladesh

Pada postingan kali ini kami akan membagikan rangkuman materi bahasa Indonesia untuk kelas 6. rangkuman ini dibuat agar bisa dipelajari oleh putra-putri anda dalam belajar. materi pelajaran bahasa indonesia bisa diakses melalui browser baik google chrome, opera maupun  firefox.
berikut ini rangkuman materi, semoga bermanfaat
rangkuman terbaru bahasa indonesia

A. MENYIMPULKAN ISI BERITA
Berita dapat diartikan kabar, informasi atau laporan pers. Berita dapat disampaikan secara lisan ataupun tulisan. Berita yang disampaikan secara lisan dapat didapatkan melalui media televisi dan radio, sedangkan berita tertulis bisa didapat dari koran, majalah, buletin, dsb.
Menyimpulkan adalah mengambil inti dari suatu bacaan atau berita yang didengar.

Cara menyimpulkan berita :
a.    Simaklah berita dengan sungguh-sungguh
b.    Catatlah gagasan pokok dari berita
c.    Simpulkan gagasan pokok di atas

Gagasan pokok dapat kita ketahui setelah kita mendapatkan jawaban dari unsur-unsur berikut ini :
*  What (apa)
*  When (kapan)
*  Where (di mana)
*  Who (siapa)
*  Why (mengapa)
*  How (bagaimana)
Unsur diatas di kenal dengan sebutan  5W + 1H

B. MENYUSUN NASKAH PIDATO
Pidato atau orasi adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak.
Yang harus diperhatikan saat berpidato adalah :
-  Lafal (pengucapan kata atau kalimat), harus jelas
-  Intonasi ( tekanan dalam setiap kalimat), harus tepat.
-  Sikap, harus sopan dan tidak kaku

Ada beberapa cara berpidato
1. Pidato dengan membaca naskah
2. Pidato tanpa naskah
3. Pidato dengan membawa kerangka pidato dan mengembangkannya saat berpidato

Hal yang harus dilakukan sebelum menyusun kerangka pidato :
·  Menentukan tema
·  Mengetahui untuk siapa pidato itu akan disampaikan
·  Menentukan pokok-pokok apa saja yang akan disampaikan

Pokok-pokok yang disampaikan dalam pidato meliputi :
1. Pembukaan
Bagian pembukaan berisi kata pengantar atau salam pembuka.
Kata pengantar berisi tentang :
-   Khotbah
-   Sapaan kepada peserta dengan salam hormat
-   Memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan
-   Shalawat dan salam atas Rasulullah
2.  Isi
Bagian isi berisi tentang hal-hal pokok yang akan disampaikan, dapat berupa informasi, alasan, hiburan, pengaruh dan pengetahuan.
3  Penutup

Bagian penutup berisi tentang :
- Ucapan terima kasih atas segala perhatian
- Ucapan maaf bila ada kesalahan kata dalam berpidato
- Ucapan kalimat penutup
-  Salam penutup

C. MEMBACA INTENSIF TEKS
Membaca intensif adalah teknik membaca dengan sungguh-sungguh, detail, urut dan rinci untuk memahami isi bacaan. Membaca intensif dapat digunakan untuk menemukan makna tersirat (tersembunyi) maupun tersurat (tertulis) dalam suatu bacaan.
Makna tersirat adalah makna yang tersembunyi yang terdapat dalam wacana. Makna itu tidak secara nyata tertulis dalam wacana, namun makna tersirat dapat diketahui manakala sudah membaca wacana tersebbut dengan tuntas. Makna tersirat ini tidak akan dijumpai pada kalimat-kalimat yang terdapat dalam wacana. Makna secara otomatis akan diketahui bila kita sudah membaca wacana itu dengan cermat.
Membaca intensif juga dapat dilakukan untuk menemukan ide pokok atau tema suatu bacaan. Membaca intensif berfungsi untuk mengetahui lebih banyak tentang bacaan, misalnya tentang penulisnya atau permasalahan yang dibicarakan mulai dari awal sampai akhir.

D. MENGENAL DRAMA
a) Menceritakan Isi Drama
Drama adalah lukisan kehidupan dan watak manusia melalui gerak dan dialog di atas pentas. Ada beberapa hal yang membentuk sebuah pertunjukan drama, yaitu :

1. Naskah Drama
Naskah drama biasa disebut dengan skenario. Naskah drama berisi tentang tema, dialog, plot dan perwatakan tokoh.

2. Pemain
Pemain perempuan dalam drama disebut aktris dan yang laki-laki disebut aktor.
3.Tempat Pertunjukan
Tempat pertunjukan drama biasanya di panggung yang disebut dengan teater
4. Penonton
Penonton adalah salah satu faktor pendukung dalam drama. Jika tidak ada penonton maka pertunjukan drama tidak akan berjalan dengan lancar

b) Mengidentifikasi Unsur Drama
Berbagai unsur dalam drama adalah sebagai berikut :
1. Tema
Tema merupakan sesuatu yang menjiwai cerita dalam drama. Tema menjadi dasar dalam bercerita. Jiwa atau ruh sebuah drama terletak di dalam tema. Tema yang sering dipakai dalam penulisan sebuah drama, misalnya masalah ketimpangan sosial, keagamaan, kemiskinan, perjuangan, percintaan, persahabatan, pendidikan, kesederhanaan, dan lain-lain.
2.Tokoh
Tokoh merupakan seseorang yang berperan dalam sebuah drama. Tokoh dalam sebuah drama masing-masing mempunyai sifat atau watak yang diungkap oleh penulis naskah.
3. Sifat atau Watak (Karakter)

Ada tiga cara untuk mengetahui watak atau karakter tokoh, yaitu :
1) Dari sikap dan perilaku tokoh tersebut
2) Dari pembicaraan si tokoh dengan tokoh yang lain
3) Dari cerita tokoh lain terhadap tokoh tersebut
Watak atau karakter tokoh dapat bermacam-macam, misalnya jujur, sabar, rajin, hormat, lucu, pemarah, penyayang, dll.
4. Alur atau Plot
Alur adalah jalan cerita atau kronologi terjadinya peristiwa dalam cerita. Secara garis besar alur dibagi dua macam, yaitu :
1)Alur maju
Alur maju adalah alur yang menceritakan peristiwa atau suatu kejadian secara urut dari awal sampai akhir
2) Alur mundur (flash back)
Alur mundur adalah alur yang menceritakan peristiwa atau suatu kejadian yang dimulai dari akhir cerita kemudian kembali ke awal cerita
5. Latar/setting
Latar atau setting segala keterangan mengenai waktu, tempat dan suasana cerita dalam drama tersebut. Latar terbagi atas :

1)Latar Waktu
Latar waktu merupakan penjelasan tentang waktu terjadinya peristiwa, misalnya pagi, siang, senja, sore, malam, dll.
2) Latar Tempat
Latar tempat merupakan penjelasan tentang tempat terjadinya peristiwa, misalnya di desa, kota, pelabuhan, hutan, sawah, sekolah, kelas, terminal, dll.
3) Latar Suasana
Latar suasana meliputi bagaimana suasana saat peristiwa itu terjadi, misanlnya menggembirakan, menyedihkan, menyenangkan, mencekama, mengharukan, menakutkan, dll.
6. Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh si penulis naskah drama. Pesan ini berupa nilai-nilai moral, hikmah dan nilai didik yang diharapkan para penikmat drama mampu menerima pesan moral tersebut.

Ada cara mudah untuk memahami isi sebuah drama, Yaitu :
-  Kenali tokoh-tokoh beserta perwatakannya
-  Pahami permasalahan yang muncul
-  Pahami jalan keluar yang dilakukan tokoh-tokoh dalam mengatasi permasalahan tersebut

E. MELAPORKAN ISI BUKU
Langkah penting yang perlu kita lakukan agar dapat melaporkan isi buku dengan baik adalah mencatat identitas buku. Identitas buku antara lain meliputi :
v  Judul buku
v  Nama pengarang
v  Jumlah halaman
v  Penerbit
v  Isi buku
Identitas buku di atas dapat kita gunakan sebagai acuan dalam melaporkan isi buku. Untuk itu, kita perlu merangkaikan identitas buku tersebut ke dalam beberapa kalimat yang jelas dan runtut sehingga mudah dipahami oleh orang lain.

F. MENULIS SURAT RESMI
Surat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu surat resmi dan surat tidak resmi. Kedua jenis  surat itu dapat dibedakan berdasarkan hal sebagai berikut :

A.Surat Resmi
1.Bentuk
Berbentuk standar
Baku
Ada beberapa bagian surat yang harus ada, seperti :
- Kop surat (Untuk instansi)
- Nomor surat
- Stempel

2.Bahasa :
Menggunakan ragam bahasa  baku, seperti, saya, kamu, saudara, memang, nanti

3.Isi : Bersifat kedinasan

B.Surat Tidak Resmi
1.Bentuk
Berbentuk bebas
Tidak baku
Sekehendak penulis surat (tidak memakai kop surat, nomor surat dan stempel)

2.Bahasa : Dapat menggunakan bahasa tidak baku, seperti gue, lo, emang, ntar, dll
3.Isi : Bersifat pribadi

Bagian-bagian Surat Resmi
1.   Kepala Surat
Bagian atas surat yang berisi keterangan tentang nama, alamat, kode pos dan nomor telepon suatu lembaga resmi pemerintah, kantor atau badan usaha.
2.  Tanggal Pembuatan Surat
Tanggal pembuatan surat ditulis di sebelah kanan sejajar dengan penulisan nomor surat.
3.  Nomor Surat
Nomor surat terdiri atar nomor surat, kode suatu lembaga resmi pemerintah atau badan usaha, bulan dan tahun pembuatan surat. Nomor surat sesuai dengan nomor urut pada agenda surat keluar resmi pemerintah atau badan usaha tersebut.
4.  Lampiran
Di isi dengan angka yang menunjukkan jumlah lembar atau bendel yang dilampirkan dalam surat tersebut.
5.  Perihal Surat
Perihal surat resmi merupakan inti pokok dari surat resmi sehingga perihal surat resmi ditulis tebal atau diberi garis bawah
6.  Alamat Surat
Di tulis nama dan alamat lengkap orang atau pihak yang dituju dari surat tersebut
7.  Salam Pembuka
Salam pembuka diawali huruf kapital, diakhiri dengan tanda baca koma dan ditulis di sebelah kiri
8.  Isi  Surat
Memuat isi pokok surat secara lengkap sesuai dengan perihal surat yang sudah ditulis di atas
9.  Salam Penutup
Salam penutup berisi harapan dan ucapan terima kasih
10.   Jabatan
Ditulis jabatan pengirim surat resmi

G. MEMBACA PUISI KARYA SENDIRI
Puisi merupakan karangan yang bentuknya terikat dan bahasanya padat. Jika diperhatikan bentuknya, puisi terikat bait, jumlah larik tiap bait, adanya sajak/persamaan bunyi, dan irama atau pertentangan bunyi. Saat membaca puisi, kita harus menggunakan ekspresi. Ekspresi adalah pengungkapan diri. Ekspresi bisa bermacam-macam, bisa ekspresi menangis saat sedih, ekspresi tertawa saat senang dan ekspresi bingung saat bingung.

Cara berekspresi yang tepat saat membaca puisi yaitu sebagai berikut :
a.    Pahamilah  isi puisi.
b.    Berdirilah dengan tenang
c.    Bacalah dengan ekspresi yang tepat

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD - Terbaru