Menentukan Unsur Intrinsik Cerita - Ujian Sekolah

Halaman

    Social Items

unsur intrinsik cerita

Dalam sebuah cerita terdapat unsur- unsur yang membangun cerita tersebut. Unsur yang membangun dari cerita itu sendiri disebut unsur intrinsic. Unsur intrinsik berguna untuk membuat cerita lebih menarik. Berikut merupakan uraian dari unsur intrinsi sebuah cerita, yaitu:
1.Tema
Tema adalah gagasan, ide/ pikiran yang ada dalam cerita. Atau pokok cerita yang ingin disampaikan dalam cerita. Tema cerita mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Persoalan yang paling menonjol
b. Persoalan yang banyak menimbulkan konflik
c. Persoalan yang paling banyak membutuhkan waktu pemberitaan

2.Amanat
Amanat adalah pesan atau ajakan moral yang disampaikan pengarang dalam cerita. Amanat biasanya berisi hal-hal yang baik.

3. Tokoh
Tokoh adalah individu yang mengalami peristiwa dalam cerita. Individu ini dapat berwujud manusia, binatang, atau yang lainnya.

4. Alur
Alur adalah jalan cerita atau urutan kejadian peristiwa yang membentuk sebuah cerita.

5. Perwatakan
Perwatakan adalah penggambaran watak atau sifat tokoh dalam cerita. Berdasarkan watak dan sifatnya, tokoh dibedakan menjadi 3 yaitu:
a. Protagonis, yaitu tokoh yang berwatak baik
b. Antagonis, yaitu tokoh yang berwatak kurang baik/ jahat (penentang protagonist )
c. Tritagonis, yaitu tokoh yang menjadi penengah antara protagonist dan antagonis.

6. Latar
Latar adalah segala petunjuk, keterangan mengenai waktu, tempat,dan situasi dalam cerita.
a. Latar tempat
b. Latar suasana
c. Latar waktu

7. Sudut pandang
Sudut Pandang adalah cara pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita.
Pengarang dapat berperan sebagai tokoh yang berperan langsung dalam cerita atau menggunakan orang/ benda lain sebagai pemeran dalam cerita.

Contoh Mennetukan Unsur Cerita 
Unsur-unsur itu dapat dilihat dalam kalimat yang terdapat dalam cerita rakyat.
Mari, perhatikan contoh berikut!
1. Tokoh Cerita
Di antara penduduk tersebut ada sepasang suami istri. Suaminya bernama Aman, sedangkan istrinya bernama Inen.(”Aman dan Inen” oleh Sastian)
Tokoh cerita rakyat di atas, yaitu Aman dan Inen.
Tokoh adalah pemegang peran yang mengalami peristiwa dalam cerita.


2. Watak Tokoh
Sudah satu minggu lamanya Aman bekerja menebang pohon. Hasilnya belum kelihatan. Ia baru berhasil menebang beberapa pohon. Akan tetapi, Aman tidak menyesal dengan rencananya. Apalagi istrinya selalu mendampinginya. Inen bukan saja menyediakan makan, tapi ia juga membabat pohon-pohon yang kecil. Mereka memang pekerja yang ulet.
(”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Watak Aman dan Inen dalam kutipan cerita rakyat di atas adalah rajin bekerja, pekerja yang ulet.
Yang dimaksud dengan watak tokoh (penokohan) adalah kepribadian atau sifat-sifat tokoh; setiap tokoh mempunyai watak yang berbeda-beda

3. Tempat Terjadinya Cerita (Latar)
Di kota Takengon ada sebuah kampung. Kampung itu terletak di pinggir hutan. Penduduknya tidak terlalu banyak.
(”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Latar tempat terjadinya cerita itu adalah di kota Takengon.
Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.

4. Pesan yang Terkandung dalam Cerita (Amanat)
Beberapa bulan kemudian, sebagian ladang mereka sudah menghasilkan. Ladang baru yang dikerjakan oleh Aman juga semakin luas. Melihat hasil ladangnya, semangat mereka kian bertambah. Sebagian hasilnya mereka bagikan kepada tetangga. Demikian cara mereka mengucap syukur. (”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Pesan atau amanat yang terkandung dalam cerita rakyat di atas adalah walaupun sudah berhasil, kita harus tetap ingat kepada orang-orang di sekitar kita dan mengucap syukur kepada Tuhan. Pesan atau amanat adalah nilai-nilai luhur yang ingin disampaikan pengarang
melalui cerita.

Untuk lebih memahami materi diatas silahkan kerjakan soal online yang sudah tersedia bisa dikerjakan melalui smartphone ataupun laptop secara online

Menentukan Unsur Intrinsik Cerita

unsur intrinsik cerita

Dalam sebuah cerita terdapat unsur- unsur yang membangun cerita tersebut. Unsur yang membangun dari cerita itu sendiri disebut unsur intrinsic. Unsur intrinsik berguna untuk membuat cerita lebih menarik. Berikut merupakan uraian dari unsur intrinsi sebuah cerita, yaitu:
1.Tema
Tema adalah gagasan, ide/ pikiran yang ada dalam cerita. Atau pokok cerita yang ingin disampaikan dalam cerita. Tema cerita mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Persoalan yang paling menonjol
b. Persoalan yang banyak menimbulkan konflik
c. Persoalan yang paling banyak membutuhkan waktu pemberitaan

2.Amanat
Amanat adalah pesan atau ajakan moral yang disampaikan pengarang dalam cerita. Amanat biasanya berisi hal-hal yang baik.

3. Tokoh
Tokoh adalah individu yang mengalami peristiwa dalam cerita. Individu ini dapat berwujud manusia, binatang, atau yang lainnya.

4. Alur
Alur adalah jalan cerita atau urutan kejadian peristiwa yang membentuk sebuah cerita.

5. Perwatakan
Perwatakan adalah penggambaran watak atau sifat tokoh dalam cerita. Berdasarkan watak dan sifatnya, tokoh dibedakan menjadi 3 yaitu:
a. Protagonis, yaitu tokoh yang berwatak baik
b. Antagonis, yaitu tokoh yang berwatak kurang baik/ jahat (penentang protagonist )
c. Tritagonis, yaitu tokoh yang menjadi penengah antara protagonist dan antagonis.

6. Latar
Latar adalah segala petunjuk, keterangan mengenai waktu, tempat,dan situasi dalam cerita.
a. Latar tempat
b. Latar suasana
c. Latar waktu

7. Sudut pandang
Sudut Pandang adalah cara pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita.
Pengarang dapat berperan sebagai tokoh yang berperan langsung dalam cerita atau menggunakan orang/ benda lain sebagai pemeran dalam cerita.

Contoh Mennetukan Unsur Cerita 
Unsur-unsur itu dapat dilihat dalam kalimat yang terdapat dalam cerita rakyat.
Mari, perhatikan contoh berikut!
1. Tokoh Cerita
Di antara penduduk tersebut ada sepasang suami istri. Suaminya bernama Aman, sedangkan istrinya bernama Inen.(”Aman dan Inen” oleh Sastian)
Tokoh cerita rakyat di atas, yaitu Aman dan Inen.
Tokoh adalah pemegang peran yang mengalami peristiwa dalam cerita.


2. Watak Tokoh
Sudah satu minggu lamanya Aman bekerja menebang pohon. Hasilnya belum kelihatan. Ia baru berhasil menebang beberapa pohon. Akan tetapi, Aman tidak menyesal dengan rencananya. Apalagi istrinya selalu mendampinginya. Inen bukan saja menyediakan makan, tapi ia juga membabat pohon-pohon yang kecil. Mereka memang pekerja yang ulet.
(”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Watak Aman dan Inen dalam kutipan cerita rakyat di atas adalah rajin bekerja, pekerja yang ulet.
Yang dimaksud dengan watak tokoh (penokohan) adalah kepribadian atau sifat-sifat tokoh; setiap tokoh mempunyai watak yang berbeda-beda

3. Tempat Terjadinya Cerita (Latar)
Di kota Takengon ada sebuah kampung. Kampung itu terletak di pinggir hutan. Penduduknya tidak terlalu banyak.
(”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Latar tempat terjadinya cerita itu adalah di kota Takengon.
Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.

4. Pesan yang Terkandung dalam Cerita (Amanat)
Beberapa bulan kemudian, sebagian ladang mereka sudah menghasilkan. Ladang baru yang dikerjakan oleh Aman juga semakin luas. Melihat hasil ladangnya, semangat mereka kian bertambah. Sebagian hasilnya mereka bagikan kepada tetangga. Demikian cara mereka mengucap syukur. (”Aman dan Inen” oleh Sastian)

Pesan atau amanat yang terkandung dalam cerita rakyat di atas adalah walaupun sudah berhasil, kita harus tetap ingat kepada orang-orang di sekitar kita dan mengucap syukur kepada Tuhan. Pesan atau amanat adalah nilai-nilai luhur yang ingin disampaikan pengarang
melalui cerita.

Untuk lebih memahami materi diatas silahkan kerjakan soal online yang sudah tersedia bisa dikerjakan melalui smartphone ataupun laptop secara online